KOMPAS.com – Sejumlah warganet mengaku bingung karena tak kunjung lolos sebagai penerima Kartu Prakerja meski telah mendaftar beberapa gelombang.
Bahkan, ada yang mengaku telah mendaftarkan Kartu Prakerja dari gelombang 1 hingga gelombang 6.
Akun @erdi_19 melalui unggahannya di media sosial Twitter, mengaku telah mendaftar pada empat gelombang, tetapi selalu tidak lolos untuk mendapatkan Kartu Prakerja.
“Udeh gelombang ke 6 masih aja gagal dapet kartu prakerja @prakerjagoid
Gel 1,2,3,dan 6 ngikut terus tapi selalu gagal,” tulis dia.
Hal senada juga diungkapkan oleh akun @paijo_asik2.
Dalam kolom komentar warganet lainnya, dia mengaku sangat membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhannya.
Tapi harapan terdaftar menjadi penerima Kartu Prakerja tak kunjung terwujud, meski beberapa kali mendaftar.
“Mudah2an menang, soalnya pusing bang daftar kartu prakerja gagal mulu udah sampe gelombang 6. Tau lg BU karena buat bayar gali lobang tutup lobang gegara corona asyu,” tulis dia.
Mudah2an menang, soalnya pusing bang daftar kartu prakerja gagal mulu udah sampe gelombang 6. Tau lg BU karena buat bayar gali lobang tutup lobang gegara corona asyu ????
— Pangky Jonathan Asikin (@paijo_asik2) September 2, 2020
Mengapa selalu gagal?
Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, ada beberapa penyebab mengapa pendaftar tak lolos.
Pertama, adanya ketidaksesuaian antara Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).
Jika mengalami masalah itu, dia meminta agar pendaftar segera menghubungi Call Center Dukcapil di 1500-538 atau datang ke kantor Dukcapil terdekat.
Faktor kedua, kemungkinan peserta masuk dalam daftar kelompok yang dilarang mendaftar Kartu Prakerja.
“Kemudian dilihat apakah mereka termasuk dalam daftar terlarang sesuai Permenko 11/2020,” kata Louisa kepada Kompas.com, Kamis (3/9/2020).
Dalam Permenko Nomor 11 Tahun 2020, disebutkan ada tujuh kelompok yang tidak dapat menerima manfaat Kartu Prakerja.
Kelompok yang tidak dapat menerima manfaat Kartu Prakerja adalah:
- Pejabat negara
- Pemimpin dan anggota DPRD
- ASN
- Prajurit TNI
- Anggota kepolisian
- Kepala dan perangkat desa
- Direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.
Faktor lain yang menjadi pertimbangan adalah, apakah pendaftar terdampak pandemi Covid-19 atau tidak.
Louisa menegaskan, prioritas penerima manfaat Kartu Prakerja sesuai dengan daftar yang diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
“Prioritas hanya diberikan kepada mereka yang masuk dalam daftar prioritas (whitelist) dari Kemenaker,” kata Louisa.
Hingga hari ini, telah dibuka 7 gelombang Kartu Prakerja. Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 7 dibuka pada hari ini, Kamis (3/9/2020).
Sementara, penerima Kartu Prakerja gelombang 6 juga diumumkan pada hari ini. Simak cara mengecek penerima Kartu Prakerja gelombang 6 pada berita ini:

Infografik: Cara mendapatkan Kartu Prakerja
#Ikut #Gelombang #Kartu #Prakerja #Masih #Belum #Lolos #Apa #yang #Bikin #Gagal
Klik disini untuk lihat artikel asli